Gelora Pendukung Indonesia di Veitnam

Gelora Pendukung Indonesia di Veitnam

“Indonesia , oh Indonesia ku …!” masih terdengar keras teriakan sebagian kecil supporter Indonesia yang datang ke Stadion My Dinh , Di Hanoi Vietnam untuk memberikan dukungan penuh kepada pasukan merah putih yang sedang berjuang dalam kerasnya persaingan di Piala AFF 2014 kali ini.

Banyak sekali harapan dan target yang dibawa oleh timnas garuda dalam pagelaran piala AFF kali ini tentunya target untuk lolos dari fase grup adalah sebuah tujuan yang nyata dan terbilang agak berat melihat komposisi grup yang dihuni sejumlah tim kuat seperti Vietnam , Laos , dan Filipina. Peforma yang ditunjukan timnas Indonesia selama pertandingan ujicoba sebelum pagelaran piala AFF terbilang tidak terlalu menjanjikan dimana dalam tiga pertandingan pra-AFF mereka hanya mengantongi dua kemenangan yang mereka raih dari Kamboja dan Timor Leste , kemudian tertunduk di tangan Suriah.

Denyut keraguan itulah yang menjadi momok terbesar bagi timnas Indonesia yang datang untuk menghadapi turnamen ini dengan persiapan yang terbilang minim , dan banyaknya awak tim yang terluka. Tanpa kehadiran sejumlah pemain yang sempat cemerlang di dua gelaran AFF seperti Irfan Bachdim , Andik Vermansyah , Ahmad Bustomi , dan sejumlah pemain potensial lainnya , Indonesia datang ke negeri paman Ho dengan timpang.

Keraguan juga muncul dari raut muka arsitek mereka yakni Alfred Riedl yang pernah sukses menghantarkan timnas Indonesia melaju ke tahap akhir pada medio 4 tahun silam , banyak pihak yang berharap pelatih asal Austria itu bisa mengulangi prestasi terbaik Indonesia di piala AFF 2010 lalu.

Keberuntungan di laga pembuka ( Vietnam 2 – 2 Indonesia )

Selebrasi Pemain Timnas Indonesia usai hasil imbang yang diraih

Vietnam 2 – 2 Indonesia

Berkomposisikan pemian asli Indonesia dan sejumlah nama asing yang sudah dinaturalisasi Indonesia memulai pertandingan perdana mereka di Grup dengan menghadapi tuan rumah Vietnam , benar saja banyak pihak yang menyoroti lini pertahanan Indonesia yang tidak dikawal oleh Victor Igbonefo nampaknya sangat rapuh dan mudah sekali membuat kesalahan. Indonesia harus rela tertinggal dua kali di akhir babak pertama dan pertengahan babak kedua yang pertama lewat kesalahan pemain mengantisipasi tendangan penjuru , dan yang kedua lantaran terlalu terbukanya lini belakang dan memudahkan pemain lawan untuk mengarahkan bola ke sudut gawang Meiga.

Di laga perdana sedikit keberuntungan boleh dibilang menjadi dewi penyelamat merah putih , ketenangan Zulham Zamrun memang sempat menyeimbangkan kedudukan , namun setelah tertinggal di babak kedua , Samsul Arif yang mengarahkan bola ke gawang dengan tendangan mendatar berhasil menjatuhkan mental kiper Vietnam dan membuat kesalahan vatal untuk membuat pertandingan pertama menjadi sebuah hasil imbang yang sangat memilukan bagi tim tuan rumah.

Lemahnya Mental diiringi Kesalahan Mendasar ( Filipina 4 – 0 Indonesia )

kekecewaan para laskar garuda

Filipina 4 – 0 Indonesia

Pertandingan di laga kedua menjadi pembelajaran besar bagi timnas Indonesia lemahnya mental bertanding diiringi dengan sejumlah “defence error” , hal ini sangat terlihat dengan jelas sejak proses gol pertama dari pemain tampan Filipina , Phil Younghusband yang dijatuhkan dalam kotak penalty oleh Firman Utina dan ini menggambarkan sebuah bentuk ketidak tenangan kapten timnas Indonesia itu sendiri.

Tidak banyak peluang yang hadir bagi timnas Indonesia , minimnya kreativitas di lini tengah dan permainan bola panjang yang membosankan mudah dipatahkan oleh Filipina yang dengan cerdik terus memanfaatkan kesalahan yang dibuat sendiri oleh lini pertahanan garuda dosa yang sama saat menghadapi Vietnam kali ini ditebus oleh pemain Flipina dari sudut yang berbeda dengan tendangan sepkulatif dari jarak jauh , gol ketiga dan keempat lahir dengan pasif lantaran lini pertahanan Indonesia yang sudah tidak terkoordinasi dengan baik.

Tekanan Terakhir ( Indonesia vs Laos )

Zulham Zamrun

Indonesia bakal bersua Laos di laga akhir

Indonesia sudah tidak memiliki peluang yang besar lagi untuk bisa melaju ke fase knock-out dan hanya bisa bergantung dari hasil pertandingan dari Filipina yang akan menghadapi tuan rumah di laga terakhir , apabila Phil Younghusband cs mampu membantai Vietnam dengan skor telak dan Indonesia mampu membungkam Laos dengan skor besar bukan tidak mungkin Indonesia yang dalam tekanan terakhir bisa keluar dari tekanan untuk melaju ke fase semifinal , namun rasanya agak sulit untuk berpacu pada harapan tersebut , yang kami harapkan sebagai warga negara Indonesia hanyalah perbaikan peforma dari dua pertandingan sebelumnya , dan meraih kemenangan.

“Saya Sebagai warga negara yang baik menang atau kalah tidak menjadi masalah bagi timnas ,yang penting sudah berjuang sekuat tenaga demi mengharumkan nama bangsa sudah menjadi prestasi yang baik , ayo timnas garuda , berjuang di laga terakhir !!.”

Prediksi pertandingan terakhir di Grup A Piala AFF Vietnam 2014

Vietnam 1 – 2 Filipina                                                                                                                                                                              Indonesia 4 – 0 Laos

 

By: Path oey

Advertisements

About pathoey

This website describes all forms of love for the natural beauty and share a meaningful picture about nature

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s