7 Jalan Bebas Hambatan Konflik

7 Jalan Bebas Hambatan Konflik

PATHDIMENSI.WORDPESS.COM – 7 Jalan Bebas Hambatan Konflik – Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa terpisahkan dari individu lainnya yang saling melengkapi satu sama lain. Dalam hidup manusia A dan B berbaur bahkan tidak hanya berdua saja juga berkumpul bersama C hingga Z hingga membuat suatu pergumulan atau jika lebih dipadatkan lagi sebagai interaksi sosial yang sering kita pelajari di mata pelajaran IPS dulu. Dalam berhubungan , entah itu hubungan bisnis , suami-istri , pacaran , persahabatan , ataupun pertemenan tidak selamanya akan selaras dan tekadang malah menimbulkan konflik yang terjadi antara beberapa pihak tersebut.

Seseorang bertanya , “adakah kau tahu bagaimana cara menyelesaikan konflik ? , lantar konflik seperti apa ? , tentu saja konflik dalam bersosalisasi di kehidupan sehari-hari.” Setiap hari kita selalu berada dalam kondisi dan situasi yang berbeda yang harus berpaduan dengan “mood” kita yang terkadang baik dan juga tidak menentu , kita harus mampu memposisikan diri kita sebaik mungkin dari comfort zone kita termasuk dalam hal bersosialisasi.

Oleh sebab itu untuk membantu teman-teman yang saya cintai semuanya , saya akan membagikan beberapa tips jitu dan mujarab yakni 7 Jalan Bebas Hambatan Konflik yang saya harap bisa membantu teman-teman semua yang sering memiliki masalah problem serupa:

1. Menghindar – Terkadang kita sering kali bertemu dengan beberapa orang yang kita memiliki penilaian tersendiri mengenai orang tersebut , disaat mood kita sedang tidak bagus ada baiknya bila kita menghindar dari orang tersebut agar genjatan senjata dalam hati kita tidak bertambah parah , Namun disaat kita berada dalam mood yang terbilang baik , ada baiknya jika kita just need to say hello to her/him , karena kita harus tetap menjaga hubungan dan tata sopan santun sebaik mungkin.

2. Peran Orang Ketiga – Terkadang dalam suatu kondisi kita tidak bisa menyampaikan secara langsung apa yang kita rasakan , inilah peran yang dimaksud sebagai peran orang ketiga yang berandil besar sebagai penengah sekaligus penyampai pesan agar hubungan tetap terjalin dengan selaras dan seperti seharusnya Contoh mudah: Sir Alex Ferguson membantu menengahi perselisihan antara Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney hingga rukun kembali.

3. Mengalah – Ego selalu menajdi masalah utama dalam sebuah hubungan apalagi dalam hubungan suami-istri dan pacaran juga persahabatan , terkadang ada pihak yang terlukai akibat ego itu sendiri , oleh sebab itu harus ada yang dinamakan dengan mengalah , karena mengalah akan menjadi opsi yang sangat baik untuk menghadapi orang yang benar-benar memiliki sifat egois.

4 Peka – Sikap lainnya yang sangat tepat bagi suatu hubungan terutama hubungan pertemanan adalah saling memikirkan satu sama lain , bukan dalam hal memikirkan karena hal suka atau yang lain , melainkan memikirkan bagaiaman perasaan orang lain terhadap kita apakah kita sudah memperlakukannya dengan tepat atau malah sebaiknya , atau bisa disimpulkan dengan garis kecil “Peka” , karena dengan adanya kepekaan itu akan membuat suatu hubungan menjadi awet dan langgeng.

5. Lapang Dada – Mendapatkan suatu penilain dari individu yang lain terkadang memang membuat kita menjadi merasa diperhatikan namun ada juga individu yang bila mendapatkan suatu penilain malah terpancing emosi dan tidak terima dengan input tersebut , oleh sebab itu secara garis besar dengan sifat lapangan dada akan melegakan batin kita saat menerima input atau masukan dari orang lain yang bertujuan baik bagi diri kita sendiri.

6. Respect – Di Negara kita Indonesia yang penuh dan kayak akan suku dan Agama amat sangat mudah terjadi rasisme , dan hal itu sudah berulang kali terjadi dan tidak pernah habis sampai detik ini , kita bisa belajar bagaimana menjadi individu yang bisa dengan dewasa menghadapi masalah ini , yakni dengan sikap menghargai atau dalam sepak bola lebih dikenal dengan ‘Respect” , ini adalah sifat fair yang ditunjukan untuk bisa menerima setiap perbedaan dan menghargai hal tesebut sebagai sesuatu yang indah.

7. Sharing – Opsi terakhir adalah opsi yang saya sering lakukan entah bersama family saya , pasangan saya sendiri , ataupun rekan-rekan , karena saya menilai bahwa diskusi atau saya lebih sering menyebutnya dengan sharing akan sangat efektif untuk bisa menyelesaikan suatu hal yang masih tersendat , dan kita bisa mendapatkan banyak manfaat dari hal itu salah satunya kita bisa improve dan introspeksi diri kita menjadi lebih baik lagi dalam berlaku.

Dan That is “7 Jalan Bebas Hambatan Konflik” yang bisa saya bagikan , semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman sekalian , “Hidup itu bukanlah sebuah konflik semata yang kita sesali atau hadapi , melainkan suatu anugerah yang bisa kita gali untuk terus belajar bagaiamana menjalani hidup menjadi lebih baik dan matang dari sebelumnya , dan jangan pernah berhenti untuk terus belajar dari konflik.”

By: Path Oey

Advertisements

About pathoey

This website describes all forms of love for the natural beauty and share a meaningful picture about nature

2 responses »

  1. Kereen path…
    I like it
    Good jobs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s