White Chrismast Tree

Natal Putih si Miskin

PATHDIMENSI.WORDPRESS.COM – Natal Putih Si Miskin – Ini bukan sekadar natal yang selalu aku jalani setiap tahunnya. Terasa pedih dan dingin saat aku menyambutnya. Tak ada hiasan pohon natal , kado dari santa claus , ataupun kue yang jadi pelengkapnya. Hanya ada rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas hidup nan indah yang diberikannya kepadaku.

Tidak , aku bukannya iri dengan mereka atau tidak bahagia dengan semua ini. Hanya terkadang aku tak sanggup menghadapi pedihnya kenyataan ini. Suara kaleng bekas yang setiap harinya menyertaiku seperti bunyi lonceng gereja yang selalu mengingatkan untuk berdoa dan bersyukur kepada Nya atas hidup ku ini.

Jeritan hati ku terkadang tak pernah padam saat kusaksikan kedua orang tua ku meninggalkan aku sendiri demi memenuhi panggilan Tuhan. Aku memang awalnya tidak siap , tetapi setelah aku jalani semua ini aku tahu bahwa ini adalah jalan penghubung bagi ku untuk membangun diri menjadi pribadi yang mandiri , dewasa , kuat , dan dapat mengambil setiap keputusan untuk menghadapi kerasnya hidup.

Kamu tahu ? Ada saat bagiku menangis meratapi anak lainnya yang memiliki nasib lebih beruntung mereka dapat mendapatkan kasih sayang orang tua yang hangat terasa di hatiku. Tetapi aku tidak mau melihat Tuhan juga bersedih , aku harus tumbuh dan menguatkan hatiku untuk menghadapi kelamnya ini.

Impian ku harus bisa aku wujudkan demi mebanggakan kedua orang tuaku yang mengawasiku dari alam sana. Setiap hari aku tidak pernah lelah mengumpulkan kaleng-kaleng bekas untuk kujual kembali

kepada penadah barang bekas di kampung ku. Ya , hanya ini yg bisa aku lakukan ditengah keterbatasanku. Hari ini tepat 25 Desember aku menantikan hari itu , hari dimana sangat spesial saat diriku yang baru terlahir usai insiden yang melanda kedua orang tuaku. Aku ingat , amanat dari kedua orang tuaku kala itu ibu dan ayahku berpesan: “Nak , hendaklah kamu berbagi kepada sesama , ayah dan ibu akan sangat bangga bila kamu bisa menyisihkan sebagian dari milik kamu untuk sesama kamu yang lebih membutuhkan.”

 

Natal Putih Si Miskin

Memberi adalah kado terindah di hari Natal

Aku rasa ini adalah saat yang tepat bagiku untuk menepati amanat tersebut. *sih miskin berdoa dihari natal kepada Tuhan* “Allah , Bapa disurga terima kasih atas malam natalmu yang indah ini , aku bersyukur atas anugerahmu yang membawaku dalam pilihan yang aku dapat lalui dengan banyak pembelajaran dihidupku , Terima kasih karena kau telah menuntunku kedalam jalan kebenaran yang membawa banyak hal positif dalam hidupku , aku berdoa untuk ayah dan ibuku yang selalu mengawasi ku dari surga semoga kedamaian dan sukacita selalu menyertai setiap hidup iman mereka , dan aku sangat senang karena bisa mewujudkan pesan cinta mereka , semoga damai dan Indah natal selalu menyerati keluarga kecil kami yang terpisah secara rohani namun satu dalam hati , terima kasih Tuhan , AMIN.”

 

Doa sih miskin menandai betapa pentingnya rasa peduli di hari Natal. Bukan bicara bagaimana kita harus memperanggun diri didepan Tuhan , semua itu tidak perlu , bukan baju baru , tapi hati yang baru untuk menyambut kelahiran sang kristus. Kita hidup dalam iman kepercayaan dan penuh dengan sesama dalam iman , oleh sebab itu hendaklah kita berpegang dan saling merangkul sesama dari kita yang berkekurangan , karena mereka juga membutuhkan kedamaian dan sukacita di hari Natal yang indah ini.

“Selamat Hari Natal , Semoga damai dan Sukacita di Hari Natal selalu memperbaharui kehidupan iman kita menjadi lebih baik lagi dan Semakin sadar akan pentingnya berbagi kepada sesama dalam kasih.”

By: Path Oey

Advertisements

About pathoey

This website describes all forms of love for the natural beauty and share a meaningful picture about nature

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s