Spain v Turkey - EURO 2016 - Group D

7 Fakta Unik di Matchday 2 Euro 2016 , Prancis

PATHDIMENSI , PRANCIS – 7 Fakta Unik di Matchday 2 Euro 2016 – Perhelatan Euro 2016 akhirnya menyelesaikan matchday kedua dimana sejumlah tim unggulan berhasil menunjukan tajinya dengan lolos ke fase 16 besar sejak awal. hadir pula beberapa nama yang kelak bisa menjadi top skorer di ajang ini , sejumlah bomber-bomber tajam dan gelandang efisien yang mencatatkan nama mereka di daftar top skorer sementara euro 2016.

Selain itu ada juga sejumlah tim yang kelihatannya angkat koper terlebih dahulu , Kembali bersama dengan pathdimensi kita akan membahas mengenai 7 fakta unik yang terjadi di matchday kedua Euro 2016.

Berikut Seluruh Hasil Pertandingan di Matchday 2:

Rusia 1 – 2 Slovakia
Rumania 1 – 1 Swiss
Prancis 2 – 0 Albania
Ukraina 0 – 2 Irlandia Utara
Inggris 2 – 1 Wales
Republik Ceska 2 – 2 Kroasia
Jerman 0 – 0 Polandia
Italia 1 – 0 Swedia
Spanyol 3 – 0 Turki
Islandia 1 – 1 Hungaria
Belgia 3 – 0 Republik Irlandia
Portugal 0 – 0 Austria
7 Fakta Unik di Matchday 2 Euro 2016 Italia7. Prancis , Italia , dan Spanyol Lolos ke 16 Besar

Tiga tim unggulan ini bermain baik di matchday kedua setelah melanjutkan tren kemenangan mereka setelah sebelumnya meraih kemenangan pertama di matchday satu. Prancis berhasil menjadi tim pertama yang menentukan diri mereka untuk melaju ke fase 16 besar usai menundukan Albania 2 – 0 dalam perjuangan keras membongkar pertahanan Albania yang amat suit ditembus. Gol dari Payet , dan Griezmann memastikan langkah mereka ke fase gugur.

Italia berhasil menyusul langkah Prancis dengan membukuhkan diri mereka menjadi tim kedua yang berhasil melaju ke fase selanjutnya usai menundukan lawan sulit yakni Swedia dengan Cantenacio andalan Azzuri. Eder menjadi penentu kemenangan Italia dengan tendangan terarahnya ke pojok kanan gawang Issakson.

Sementara itu di pertandingan lainnya , Spanyol berhasil menyusul langkah Italia dan Prancis dengan predikat tim ketiga yang melaju ke fase gugur. Alvaro Morata dan Nolito berhasil menjadi bintang kemenangan Spanyol dengan masing-masing mengemas dua gol dan satu gol ke gawang kkiper Turki.

 

Spain's goalkeeper David De Gea gestures during the Euro 2016 group D football match between Spain and Czech Republic at the Stadium Municipal in Toulouse on June 13, 2016. / AFP / PASCAL GUYOT        (Photo credit should read PASCAL GUYOT/AFP/Getty Images)

6. 4 Tim Tanpa Lanjutkan Tren Cleansheet

Jerman , Polandia , Italia , dan Spanyol menjadi empat tim yang sampai sejauh ini masih menjadi tim yang paling apik dalam bertahan. Mengapa demikian ?

Hingga memasuki matchday kedua pun gawang keempat tim ini masih tetap menjadi gawang yang paling aman , tanpa kebobolan. Manuel Neuer , Lukasz Fabianski , Gigi Buffon , dan De Gea masih menjadi penjaga gawang yang sukses membukuhkan rekor tanpa kebobolan dalam dua pertandingan terakhir.

Vardy5. Super Sub Unjuk Gigi

Di Matchday kedua , sejumlah pemain yang datang dari bench malah kebanyakan menjadi pemain yang vital untuk membantu timnya mencetak gol dan bahkan meraih kemenangan. Di Laga Perdana Antoine Griezmann berhasil memegang peran kunci bagi gol perdana yang dicetak timnya ke gawang Albania.

Sementara di pertandingan derby Britania , Inggris mengirimkan dua pemain pengganti mereka yakni Daniel Sturidge dan Jamie Vardy untuk mencatatkan gol ke gawang Wales yang juga berhasil menjadi gol pembalik keadaan dan Inggris berhasil meraih tiga angka berharga.
Cristiano4. 2 Penalty Sirgudsson dan Ronaldo Beda Hasil

Di matchday kedua , hanya ada dua hadiah penalty yang diberikan oleh wasit , yakni di laga Islandia kontra Hungaria , juga laga Portugal kontra Austria. Namun kedua penalty tersebut tidak keduanya menghasilkan gol , melainkan beda hasil bagi kedua ekskutor Sirgudsson dan Ronaldo. Glyfi Sirgudsson berhasil mencetak gol dari titik putih , Berbanding terbalik eksekusi pemain terbaik dunia sebanyak tiga kali ini malah gagal total membawa Portugal untuk meraih kemenangan dan harus puas bermain imbang dengan Austria 0 – 0 yang semakin menyulitkan langkah mereka.

Gareth Bale3. Bale Kembali Cetak Gol dari Free Kick

Gareth Bale mendapatkan pujian dari sejumlah kalangan di Piala Eropa kali ini. Sebagai salah satu pemain andalan Wales di Euro 2016 dia menunjukan tajinya dengan berhasil mencetak dua gol dari dua pertandingan. Dan yang tak kalah menarikanya dari Bale dia mencetak dua gol tersebut dari posisi tendangan bebas. Di pertandingan pertama dia berhasil mencetak gol ke gawang Slovakia dari situasi tendangan bebas. Diikuti di laga kedua dalam kekalahan kontra Inggris , dia sempat membuka asa bagi Wales dengan mencetak skor pembuka.
Morata2. Payet , Morata , dan Bale Pimpin Klasemen Top Skorer

Diluar dugaan Dimitri Payet , Alvaro Morata , dan Gareth Bale yang sama sekali tidak dijagokan untuk menjadi top skorer berhasil membuktikan diri dengan torehan dua gol mereka sepanjang kompetisi.

Dimitri Payet menjadi salah satu mesin gol Prancis saat ini , dia sukses mengemas dua gol kemenangan penting Prancis kontra Rumania , dan Albania.

Alvaro Morata juga sukses menjadi kunci kemenangan Spanyol atas Turki dan meloloskan langkah mereka ke fase gugur lebih awal.

Disisi lain , dengan dua gol freekick spektakulernya , Gareth Bale menjadi pesaing utama sebagai perebut gelar top skorer kali ini di Prancis.
Belgia1. Belgia dan Spanyol Paling Tajam

Setelah di matchday pertama kita tidak melihat defisit kemenangan melebihi 2 gol di matchday kedua mitos itu terpatahkan. Spanyol suskes menjadi tim pertama yang meraih kemenangan dengan defisit tiga gol diikuti oleh Belgia. Kemenangan Spanyol ini didapat setelah mereka berhasil mengandaskan perlawanan Turki berkat dua gol Morata dan Nolito yang memastikan langkah mereka ke fase gugur lebih awal. Sementara Belgia dengan kecerdikan taktik sang pelatih berhasil meredam Irlandia dengan tiga gol dalam medio dua puluh menit yang dikemas dengan cantik oleh Benteke , Hazard , dan Lukaku.
Jadwal Pertandingan Terakhir di Grup (Matchday 3)

Matchday 3
Minggu 19 Juni, 21.00 (Lille): Switzerland v France – Group A
Minggu 19 Juni, 21.00 (Lyon): Romania v Albania – Group A
Senin 20 Juni, 21.00 (St-Etienne): Slovakia v England – Group B
Senin 20 Juni, 21.00 (Toulouse): Russia v Wales – Group B
Selasa 21 Juni, 18.00 (Paris): Northern Ireland v Germany – Group C
Selasa 21 Juni, 18.00 (Marseille): Ukraine v Poland – Group C
Selasa 21 Juni, 21.00 (Bordeaux): Croatia v Spain – Group D
Selasa 21 Juni, 21.00 (Lens): Czech Republic v Turkey – Group D
Rabu 22 Juni, 18.00 (Lyon): Hungary v Portugal – Group F
Rabu 22 Juni, 18.00 (St-Denis): Iceland v Austria – Group F
Rabu 22 Juni, 21.00 (Nice): Sweden v Belgium – Group E
Rabu 22 Juni, 21.00 (Lille): Italy v Republic of Ireland – Group E

(Jika tidak ada perubahan , Waktu (CET) | uefa.com )
By: Path Oey

Advertisements

About pathoey

This website describes all forms of love for the natural beauty and share a meaningful picture about nature

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s